Penembakan MLRS Astros II dan Perkembangan Roket RI

0
76

Kebumen – TNI Angkatan Darat, Rabu (03/08/2016) melakukan ujicoba roket multi laras Astros II buatan Brazil. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore ini, dilaksanakan di lapangan Dislitbang TNI AD Pantai Bocor, Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Jawa Tengah. Jumlah roket yang diuji coba ada empat unit, diantaranya SS-30, SS-40, SS-60 dan SS-80.

Menurut Staf Pengadaan Kementrian Pertahanan, Letkol Arm Aziz Mahmudi, roket yang diuji coba merupakan jenis Multi Lunch Rocket System (MLRS) berkaliber multi. Alutsista ini dilengkapi dengan teknologi komunikasi data dan suara yang dapat diintegrasikan dengan teknologi battle managemen system serta navigasi. Roket ini mampu menjangkau jarak tembak hingga 80 kilometer dan dilengkapi dengan remote kontrol untuk membidik sasaran.

Pengadaan alutsista MLRS Astros II buatan Avibras Industria Aeroespecia SA (AIA-SA) Brasil oleh TNI AD, merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pertahanan negara, untuk mengantisipasi berbagai macam tantangan dan bahaya dari luar maupun dalam negeri.

“Roket buatan Brazil ini digunakan untuk kegiatan latihan di negara kita, sekaligus meremajakan alutsista yang sudah kita miliki. Jenis roket ini adalah salah satu alutsista termutakhir yang telah kita terima pada tahun ini,” ujar Letkol Arm Aziz Mahmudi di sela-sela latihan.

“Alutsista baru TNI AD ini memiliki sistem berteknologi tinggi dengan dibekali remot kontrol untuk membidik sasaran dan keunggulan lainya adalah akurasi tinggi karena dilengkapi navigator dibantu GPS melalui pusat kendali tembak bataliyon yang memiliki C4, command, control, computing, comunications, Intelligence dan navigation,” terangnya.

Sementara itu Enginering Konsorsium PT Dirgantara Indonesia, Winarwan menambahkan, selain membeli roket dari negara lain, Indonesia juga membuat roket sendiri. Salah satu roket yang sedang dikembangkan, adalah roket yang mampu menempuh jarak 100 kilometer lebih. Jenis roket yang dikembangkan itu seperti roket kelas 450mm, 550mm dan 320mm.

“Beberapa roket yang sedang dikembangkan oleh Indonesia sedang menuju proses sertifikasi. Sertifiksi dilakukan supaya bisa digunakan oleh user,” ujar Winarwan.

penembakan roket

Sumber: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1189530791078835&id=215859145112676

LEAVE A REPLY